May 16, 2010

Ditahan Malaga, Madrid "Runner-up"



Real Madrid bermain imbang 1-1 dengan Malaga pada laga terakhir Liga Divisi Primera di La Rosaleda, Minggu (16/5/2010). Hasil ini menutup peluang Madrid untuk menjadi juara. Kalaupun menang, "Los Galacticos" juga takkan juara karena di tempat lain Barcelona menggasak Valladolid 4-0.


Ini adalah kedua kalinya secara berturut-turut "El Real" puasa gelar. Musim lalu, Madrid juga tak berkutik dengan superioritas Barca yang menyabet enam gelar sekaligus. Dana 3 triliun yang telah dikeluarkan guna merekrut pemain-pemain terbaik dunia di awal musim akhirnya terbuang sia-sia.

Melawan Malaga, Madrid tampil tanpa playmaker Ricardo Kaka akibat cedera. Tempatnya diambil alih Rafael Van der Vaart. Pertandingan berjalan cepat dan keras. Tercatat wasit Alberto Mallenco harus mengeluarkan lima kartu kuning hingga 45 menit pertama karena permainan kasar kedua tim.

Sejak awal, Madrid dan Malaga yang sama-sama menargetkan tiga poin langsung tancap gas. Malaga yang membutuhkan kemenangan guna menghindari degradasi langsung mengancam gawang Iker Casillas di menit keempat melalui tembakan keras Duda. Beruntung bagi Madrid, Casillas cekatan membendungnya.

Dua menit berselang, giliran tembakan Van der Vaart nyaris membuahkan gol untuk "El Real". Sungguh sayang, Gustavo Munua bereaksi dengan cepat untuk meredam tembakan pemain Belanda tersebut.

Tak lama berselang, publik stadion La Rosaleda bergemuruh di menit ke-9 setelah sontekan Duda tak sanggup dibendung Casillas. Gol ini diawali dengan aksi Felipe Caicedo yang mengontrol bola di kotak penalti dan langsung mengirimnya kepada Duda. Tanpa ragu, gelandang asal Portugal itu langsung menyontek bola ke gawang tim tamu dan gol, 1-0 untuk Malaga.

Madrid mulai panik. Kubu "Los Blancos" pun mulai gencar melakukan serangan ke pertahanan tuan rumah. Cristiano Ronaldo, yang sejak awal tak banyak berkutik, baru mulai melakukan aksinya di menit ke-25. Sergio Ramos melepas crossing matang dari sisi kanan kepada CR9. Pemain termahal dunia itu langsung menanduknya ke gawang tim tamu. Sial, Munua berada di posisi tepat untuk menggagalkan usaha mantan pemain Manchester United tersebut.

Menjelang turun minum, Ronaldo, Ramos, dan Van der Vaart sanggup membahayakan gawang tuan rumah. Semua usaha mereka sia-sia karena gol tak kunjung datang untuk "El Real".

Di paruh kedua, Madrid mulai bangkit. Baru tiga menit berjalan, Van der Vaart berhasil menyamakan kedudukan bagi timnya. Marcelo menerobos di sisi kanan pertahanan tuan rumah dan melepas umpan matang ke kotak penalti. Van der Vaart yang sudah menunggu langsung mengeksekusinya dan gol, 1-1.

Van der Vaart yang tampil apik kembali menebar ancaman ke gawang tuan rumah melalui tembakannya di menit ke-60. Namun, lagi-lagi Munua mampu membendung tembakannya.

"El Real" tak menyerah sampai situ. Kubu Santiago Bernabeu terus berusaha menggempur pertahanan tuan rumah dari berbagai sisi lapangan. Pelatih Madrid, Manuel Pallegrini, juga memasukkan Karim Benzema guna mengoptimalkan daya serang timnya. Sayangnya, usaha "El Real" gagal karena sampai akhir pertandingan kedudukan tetap 1-1. (*)

Susunan pemain
Malaga:
Munua; Rosario, Lopez, Mtiliga, Gamez; Apono, Fernando, Caicedo (Obinna 60), Achour; Duda, Lopez
Real Madrid: Casillas; Garay, Albiol, Marcelo, Ramos; Gago (Guti 60), Alonso, Van der Vaart (Drenthe 81), Granero; Higuain, Ronaldo

No comments: